Wednesday, March 21, 2018

SCARY #BONUS: BRIDGE CONSTRUCTION



Ketika aku masih muda, aku mendapat pekerjaan sebagai pekerja konstruksi. Suatu malam, kami dikirim ke lokasi konstruksi. Para pekerja sedang membangun jembatan di atas danau.
Saat itu adalah shift malam, jadi untuk melihat apa yang kami lakukan, kami harus menyalakan serangkaian lampu sorot untuk menerangi area tersebut. Aku bertanggung jawab untuk memasang lampu sorot dan memastikan generator yang memberinya tenaga berfungsi dengan lancar.

Sebagian besar pekerja konstruksi berada di bawah jembatan. Aku berdiri di sebuah bukit kecil, di samping generator dan lampu sorot. Karena saat itu sudah tengah malam, aku memutuskan untuk beristirahat sejenak.
Tiba-tiba, lampu padam dan kegelapan melingkupi kami.
Kudengar sebuah suara berteriak, "Generatornya kehabisan bahan bakar!"
Aku merasa aneh bahwa generator sudah kehabisan bahan bakar, karena aku baru saja mengisinya sekitar setengah jam sebelumnya. Butuh beberapa saat untuk menemukan bahan bakar, tapi ketika berhasil mengisi tangki lagi. Generator mulai hidup dan lampu menyala kembali.
Saat itu, aku melihat salah satu pekerja konstruksi tergeletak di sisi jalan. Aku pikir dia jatuh atau mengalami kecelakaan kerja, jadi aku bergegas untuk membantunya. Ketika aku melihat pria itu lebih dekat, aku menyadari bahwa dia sama sekali tidak terluka. Namun, dia gemetar dan giginya bergemeretak. Dia hampir tidak bisa berbicara karena ketakutan.
Aku menghubungi pekerja konstruksi lainnya dan memberi tahu mereka ada yang salah. Lalu, aku meletakkan selimut di bahu pria itu dan memberinya secangkir teh untuk diminum. Ketika dia tenang, dia akhirnya bisa memberi tahu kami apa yang membuatnya begitu takut.
Saat lampu padam, ternyata dia yang berteriak bahwa generator sudah kehabisan bahan bakar. Saat matanya mulai terbiasa dengan kegelapan, dia melihat sesuatu melayang di atas danau, diterangi oleh sinar bulan yang pucat.
Benda itu langsung datang ke arahnya. Dia hanya bisa melihat bentuk gelap, tapi dia mengatakan itu sepertinya bulat dan berbulu. Dia pikir itu mungkin balon atau sesuatu yang lain, tapi benda itu terbang terlalu cepat.
Hanya ketika benda itu mendekat dalam jarak 3 atau 4 meter, dia akhirnya dapat melihatnya. 
Itu adalah kepala wanita yang putus ... dan menyeringai padanya.
Seperti inilah penampakannya:
















8 comments:

  1. Kuyaaang...
    Opo kowe krungu...


    ReplyDelete
  2. Aaaarrrrggghhhhh.... Baca pas malem2. Mana jendela ga pake gorden. Langsung deh reflek ngelirik ke jendela... Hiks..

    ~Nadeshiko~

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. yahh udh abis ceritanya. nunggu setahun lagi deh. hufft..
    babay~

    ReplyDelete