Thursday, November 22, 2018

REDDIT #13: APA AKU DOKTER YANG BAIK?


Penulis: mh1666

Judul Asli: "Was I a good Doctor?"


SURAT INI DITEMUKAN DI RERUNTUHAN RUMAH SAKIT ST JOHN YANG TERBAKAR


Api membakar habis rumah sakit tempatku bekerja dan meruntuhkan separuh gedung serta menjebak kami di lobi utama. Kami sudah terjebak di sini selama tiga hari sekarang dan kami tak mampu keluar karena reruntuhan menutup pintu keluar kami. Persediaan semakin menipis dan lampu generator hanya akan bertahan selama beberapa jam lagi. Kondisi darurat ini semakin diperparah dengan adanya pasien-pasien, beberapa terluka akibat kebakaran, yang membutuhkan pertolongan medis secepatnya. Di ruangan ini bersamaku ada dua perawat dan lima pasien. Tiga pasien memiliki luka bakar di 25% tubuh mereka dan lima-limanya membutuhkan transfusi darah secepatnya jika mereka ingin selamat. Aku tahu pasien-pasien ini dalam kesakitan dan semakin lama kami terjebak di sini, semakin aku yakin bahwa kami perlu melakukan hal terbaik untuk menghentikan penderitaan mereka. Aku percaya tak ada satupun manusia yang pantas mengalami penderitaan seperti ini.

SURAT INI MERUPAKAN KESAKSIAN PETUGAS PENYELAMAT DALAM KEBAKARAN RUMAH SAKIT ST JOHN

Saat memasuki ruangan dimana 8 individu terjebak selama 6 hari, baunya sungguh tak tertahankan. Rasanya seperti bau daging panggang bercampur dengan makanan yang membusuk. Apa yang kami lihat sebagai petugas pertaam yang tiba di TKP sungguh mengerikan hingga 10 dari kami terpaksa menerima terapi psikologis untuk trauma yang kami alami.

Doktor itu tergeletak di sebuah kursi dengan selang transfusi masih menempel di lengannya, bahkan masih meneteskan darah. Setelah pemeriksaan lebih dekat, ada banyak potongan kulit yang lenyap dari tubuhnya. Seakan-akan dia dikuliti, namun kulitnya diambil sedikit demi sedikit dengan bentuk persegi yang sempurna. Nasib yang sama juga menimpa dua perawat yang mayatnya kering setelah seluruh darahnya habis dan hampir seluruh kulitnya hilang, dikuliti dari kepala hingga kaki.

Dua dari pasien telah meninggal karena infeksi, namun tiga berhasil selamat dan apa yang mereka ungkapkan kepada kami sangat mengerikan. Setelah empat hari persediaan makanan habis dan listrik semakin terbatas, sang dokter akhirnya menjadi gila dan terus mengoceh bahwa ia bisa memperbaiki ini semua. Dengan obat anastesi terakhirnya, ia membius kelima pasiennya dan dua perawat serta mulai bekerja. Ia mulai dengan menggunakan kedua perawat itu sebagai donor manusia, dengan menyayat kulit mereka dan menjahitkannya ke pasien-pasien itu serta menggunakan darah mereka untuk ditransfusikan ke semua pasien itu. Ketika dua perawat itu akhirnya mati dan memerlukan kulit yang lebih segar, ia mulai melakukannya pada dirinya sendiri. Ada tulisan dari darah yang dituliskan oleh doktor itu di dinding, berbunyi:

“APA AKU DOKTER YANG BAIK?”


No comments:

Post a Comment