Sunday, November 6, 2016

KAIDAN (SEMI RIDDLE): NEVER IN MY LIFE I'D BUY AN USED PRINTER AGAIN

 

KAIDAN

Saat itu aku masih seorang mahasisiwa di sebuah universitas. Seperti mahasiswa kebanyakan, aku memerlukan printer untuk mencetak tugas-tugasku. Maka aku memutuskan membeli printer bekas. Pada akhir pekan aku berjalan-jalan di Akihabara dan sampailah di sebuah toko elektronik. Setelah melihat-lihat, akhirnya aku menemukan sebuah printer laser hitam putih. Harganya juga cukup murah, sekitar 9.800 yen. Bahkan masih ada garansinya. Saat itu aku berpikir bahwa aku amat beruntung.

Aku kembali ke kamar kostku dan menginstall drivernya, lalu memutuskan untuk melakukan beberapa print test. Aku pergi ke toilet setelah memencet tombol “print”.

Beberapa lama kemudian, aku menyadari ada sesuatu yang aneh. Walaupun itu hanya print test, namun printer itu tak berhenti hanya setelah satu halaman. Namun printer itu menghabiskan semua kertas yang kumasukkan. Aku melihat ke komputerku, mengira ada sesuatu yang rusak atau salah tekan, namun nyatanya tidak.

Aku lalu mencoba melihat halaman yang dicetak tadi.

“Hah?”

Ada wajah wanita tercetak di semua halaman. Sebagian besar wajahnya tampak blur, tapi aku dapat dengan jelas mebedakan mata hitamnya, rambutnya, serta mulutnya yang menganga.

Wajahnya juga tampak bergerak di tiap halaman.

Untuk meyakinkan diriku, akupun menge-print satu halaman lagi.

Namun yang tertulis hanya teks ...

“KENAPA KAU MELEMPARKU?!”

Aku ketakutan dan akhirnya membawa printer itu ke universitas (aku memiliki klub di sana). Aku meletakkannya di ruangan klubku dan menguncinya.

Namun begitu aku ke sana keesokan harinya, aku menemukan tulisan terpampang di pintu ruangan klub.

“TOLONG JANGAN MASUK KE SINI!”

“Hah?” aku segera menanyakan pada pengurus klub itu dan ia mengatakan, tadi malam ada seorang janitor (tukang bersih-bersih) yang lewat di ruangan ini dan mendengar suara teriakan perempuan. Karena khawatir, ia mengetuk pintu. Namun begitu dibuka tak ada siapapun di dalam.

Setelah kejadian itu, aku segera mengembalikan printer itu ke toko dimana aku membelinya. Pemilik toko itu hanya membayar printer itu seharga 3 ribu yen. Jelas aku rugi besar, namun aku tak peduli. Aku tak mau lagi printer itu ada di dekatku.

Lagipula aku baru teringat,

Sepertinya aku belum mengisi tintanya saat itu.

14 comments:

  1. Ga punya printer. Nyerah deh ma semi riddle nya

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Mesin poto kopi juga butuh kek tinta gitu juga wee. Lol :v

      Delete
    2. Oh jangan2 itu akal2an penjual nya kali ya. Jadi ada panduan otomatis penginstal driver ntu. Dan sama penjual nya juga dikasih tinta dulu..

      Delete
  3. Oooh jangan-jangan gini?

    'Kenapa kau melemparku?' itu, lempar kan bahasa Inggrisnya throw, dan throw juga bisa berarti buang. Mungkin maksud si printer bekas adalah, 'kenapa kau membuangku?'

    Dan kenapa pula si aku bisa ngeprint, padahal dia belum isi tinta? Berarti itu printer hantu :'v

    -Bi

    ReplyDelete
  4. Printer laser gapake tinta cair kan bang? '-'

    ReplyDelete
  5. Iya... Kayaknya printer laser gk pake tinta cair deh. Terus maksudnya 'printer laser hitam putih' itu maksudnya hasil cetakannya yg hitam putih doang apa emang warna mesin printnya hitam putih?

    ReplyDelete
  6. jadi, ini kan semi riddle nih.. dimana letak riddlenya ya?

    inti dari ceritanya itu kan si tokoh utama beli printer yg bisa ngeprint sendiri walopun ga ada tinta.

    makna tersembunyinya dimana?? hmmm.. puyeng ane nyari makna tersembunyinya

    ReplyDelete
  7. mungkin pernah ada wanita yg dilempar pake printer itu sampe meninggal terus arwahnya bersemayam didlm printer itu wkwkwk

    maap absurd

    ReplyDelete
  8. Bagaimana Janitor bisa membuka pintunya padahal dikunci?

    ReplyDelete
  9. loh ini belom ada yg bisa jawab ya? apa emang gak ada jawabannya?

    ReplyDelete
  10. trow = buang, lempar..
    hmm...
    mgkn yg dimaksud tinta cetakan itu adalah... adalah... adalah... si cewek itu sndiri...??!
    kan blom di isi tinta..
    #mungkin

    ReplyDelete
  11. karna ini asalnya itu dari jepang, gue rasa soal yg "throw = buang" itu salah.. karna harusnya pake bahasa jepang, bukan inggris. tapi yg gua ngerti, printernya ngeprint tanpa tinta

    ReplyDelete